Tentang Yayasan Pendidikan Santo Bellarminus
Menjadi sekolah yang BERBELARASA agar anak didik BERKARKTER, BERDAYA dan BERIMAN.
BERBELARASA
Sekolah Santo Bellarminus berkomitmen mendidik para siswa untuk berbelarasa pada Tuhan (Pro Deo) dan berbelarasa pada sesama (et Populo). Berbelarasa pada Tuhan artinya siswa mampu mengenali kehadiran, kasih, dan kehendak Tuhan dalam setiap aspek kehidupan sehari-hari (Finding God in All Things) dan mau membalas cinta Tuhan lewat doa, kejujuran, dan syukur. Sedangkan berbelarasa (Compassion) pada sesama, artinya sekolah tidak hanya sekedar merasakan kesulitan siswa tetapi tergerak untuk mengambil tindakan nyata menolong agar setiap siswa bertumbuh menjadi pribadi yang BERKARAKTER, BERDAYA, dan BERIMAN
Dasar Biblis: Lukas 10:25-37, Mikha 6:8; Mat 9:36
Hati Yesus yang tergerak oleh belas kasihan waktu lihat orang banyak: "Melihat orang banyak itu, tergeraklah hati Yesus oleh belas kasihan kepada mereka, karena mereka lelah dan terlantar seperti domba yang tidak bergembala." (Mat 9:36); Dan semangat St. Robertus Bellarminus yang membela dan mendidik dengan kasih
BERKARAKTER (1 Timotius 4:12)
Pribadi yang berkarakter adalah pribadi yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga cerdas emosional, memiliki akhlak mulia, nilai-nilai moral yang kuat, dan budi pekerti luhur. Pribadi yang mampu memahami mana yang benar dan mana yang salah, serta secara konsisten mengaplikasikan nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan sehari. Kualitas diri yang teguh melakukan hal yang benar meskipun tidak ada orang lain yang melihat.
BERDAYA (2 Timotius 1:7)
Pribadi yang berdaya adalah pribadi yang dapat berkembang secara maksimal sesuai potensi diri, minat, dan bakat masimg-masing siswa. Penekanannya pada bagaimana pendidik "Menjadikan peserta didik berdaya sesuai bakat dan talentanya, bukan mencetak robot seragam”. Siswa mampu menggunakan pengetahuannya untuk memecahkan masalah dan mandiri dalam karya.
BERIMAN
Beriman kepada Tuhan berarti meyakini sepenuh hati bahwa Tuhan adalah pencipta, pemelihara, dan pengatur alam semesta; mengakui kebesaran Tuhan melalui doa, pujian, atau pengakuan iman; menjalankan ajaran moral dan spiritual: beribadah, berbuat baik, dan toleran dalam kehidupan sehari-hari. Iman adalah sumber kekuatan. Tanpa iman, karakter hanya sekedar aturan, berdaya hanya sekedar ambisi.


Visi Kami
Misi Kami
Mengembangkan guru karyawan yang berkompeten dengan menciptakan linkungan sekolah yang baik untuk mendukungtercapainya pelayanan pendidikan yang optimal
Menjadikan anak didik yang tidak berdaya menjadi berdaya sesuai bakat dan talentanya
Mengembangkan potensi peserta didik melalui pendidikan dan pengajaran bermutu berdasarkan nilai-nilai Injil
Misi 1 : SDM Unggul
Demi terwujudnya pelayanan pendidikan yang optimal, Yayasan berkomitmen:
· memberikan pelatihan dan pendampingan bagi guru dan karyawan agar kompeten pada bidang pedagogik (mengerti cara mengajar/bekerja yang efektif), profesional di bidangnya, berkepribadian baik (berbelarasa, jujur, jadi teladan), serta mampu bekerjasama dan berkomunikasi yang baik dalam tim.
· menciptakan lingkungan sekolah yang nyaman, yakni lingkungan fisik seperti kelas yang nyaman, alat mengajar lengkap, sekolah bersih dan aman; relasi sosial antar guru yang saling support, saling mendengarkan, dan menghargai siswa; terciptanya budaya sekolah seperti terwujudnya nilai-nilai Ignatian, ada ruang untuk refleksi, dan ada apresiasi bagi yang berprestasi.
Nemo dat quod non habet, "tidak seorang pun dapat memberikan apa yang tidak dimilikinya"
Misi 2: Anak Didik Berdaya Sesuai Bakat dan Talenta.
Menyelenggarakan proses pembelajaran yang sesuai dengan potensi unik peserta didik (Cura Personalis), tidak menuntut supaya semua siswa memperoleh nilai akademis yang seragam tetapi mengasah kelebihan alami (minat, bakat dan talenta) siswa agar meraih kesuksesan di masa depan menurut versi dirinya sendiri.
Misi 3: Mutu Berbasis Injil
· Mendorong para pendidik untuk menjadi teladan hidup yang mencerminkan karakter Kristiani bagi para peserta didik.
· Mengembangkan seluruh potensi (aspek spiritual, intelektual, moral, dan sosial) peserta didik melalui pembelajaran dan kegiatan-kegiatan sekolah yang bermutu dengan berlandaskan pada nilai-nilai Injil (seperti belarasa, empati, keadilan, kebenaran).
· Mendorong peserta didik untuk mewujudkan ilmu pengetahuan dan ajaran agama yang didapatkan di sekolah dalam tindakan nyata sehari-hari. “Iman yang bermutu adalah iman yang hidup dan dibuktikan melalui perbuatan kasih kepada sesama, terutama mereka yang lemah dan tersisih (Yakobus 2:17, 26)
· Menyelenggarakan proses pendidikan yang diwarnai dengan sikap saling menghormati dan menghargai keberagaman suku, agama, ras dan antar golongan di lingkungan sekolah yang majemuk.


MOTTO: “PRO DEO ET POPUPLO”
Arti “PRO DEO ET POPUPLO”
Pro = Untuk, demi;
Deo = Tuhan, Allah;
Et = Dan;
Populo = Rakyat, umat, masyarakat – sesama.
“Pro Deo Et Populo” adalah demi Tuhan dan sesama mengandung arti seruan pengabdian kepada Tuhan dan kepada sesama.
Konteks dan Makna Mendalam
St. Bellarminus, seorang Jesuit, adalah pelindung sekolah St. Bellarminus. Motto sekolah "Pro Deo Et Populo" memiliki semangat yang sama dengan spiritualitas Jesuit, "Ad Majorem Dei Gloriam – AMDG", yang berarti "Untuk Kemuliaan Tuhan yang Lebih Besar". "Pro Deo Et Populo" adalah versi yang lebih eksplisit menyebutkan “rakyat/umat/sesama”.
Seluruh aktivitas kehidupan mulai dari proses belajar, bekerja keras hingga menjaga integritas seperti jujur dalam ujian adalah bentuk nyata ibadah vertikal kepada Tuhan. Pada saat yang sama juga, ilmu, prestasi, karakter yang telah dibangun menjadi proses untuk melakukan pelayanan horizontal kepada sesama manusia (Et Populo).
Motto ini mengajarkan bahwa pendidikan di Santo Bellarminus bertujuan menghasilkan pribadi yang memiliki iman yang mendalam kepada Tuhan yang kemudian diwujudkan dalam pelayanan nyata kepada sesama. Inilah siklus hidup yang hendak diciptakan seimbang antara pengembangan spiritualitas dan kontribusi sosial.
Santo Yakobus menegaskan bahwa iman yang sejati harus diwujudkan melalui perbuatan nyata, karena iman tanpa perbuatan adalah mati (Yakobus 2:17-26). Perbuatan baik bukanlah syarat keselamatan, melainkan bukti atau konsekuensi logis dari iman yang hidup, di mana iman bekerja sama dengan tindakan kasih dan ketaatan kepada Allah.


SPIRITUALITAS
Spiritualitas Yayasan Perguruan Santo Bellarminus adalah belarasa, pendidikan berkualitas.
Yayasan Bellarminus bertekad untuk menyelenggarakan pendidikan berkualitas bagi seluruh peserta didik dalam segala lingkungan dari kanak-kanak hingga remaja dewasa. Yayasan Bellarminus bercirikan belarasa yang utuh. Pernyataan di atas mengandung kiat untuk belarasa, turut merasakan, sekaligus turut berbela atau bertindak, aksi bersama dengan seluruh manusia dalam sekolah Bellarminus. Belarasa terus diupayakan dalam kerangka kualitas yang meningkat.
BELARASA dan KUALITAS = KASIH YANG CERDAS, CERDAS YANG MENGASIHI
Yayasan Pendidikan Santo Bellarminus bekasi
Jl. Kemangsari IV No. 97
Pondok Gede - Bekasi, Jawa Barat 17412
Phone 021.8475058
© 2025. All rights reserved.
Rek Mandiri 006.000.680.0928 a/n Pendidikan St. Bellarminus untuk formulir pendaftran
Rek Mandiri 006.000.680.1009 a/n Pendidikan St. Bellarminus untuk uang gedung